
Radiasi ini levelnya sangat rendah. Sehingga tidak akan menimbulkan risiko kesehatan. Menurut manajer Desert Research Institute’s Community Environmental Monitoring Program Ted Hartwell, sejumlah kecil radioaktif isotop-131 dan xenon-133 tertangkap stasiun pemantauan Museum Pengujian Atom, pekan ini. Hartwell yakin zat radioaktif ini berasal dari Jepang. Pasalnya bukan hal biasa ada radioaktif terdeteksi di Nevada.
“Level radiasinya sangat kecil dan tidak menimbulkan risiko kesehatan. Kecuali Anda mengalami kecelakaan seperti ini (di Jepang). Tidak ada keraguan lagi radiasi ini dari Jepang,” kata Hartwell, kepada Associated Press.
Selain Nevada, radiasi dari Jepang terdeteksi di California, Colorado, Hawaii dan Washington. Para pejabat mengatakan jumlah radiasi di sana bukanlah suatu ancaman. “Setiap material yang keluar dari reaktor Fukushima akan melakukan perjalanan 10 ribu mil melintasi Samudera Pasifik. Selama waktu itu, mereka akan dihancurkan di atmosfer. Namun hal ini tidak akan menimbulkan bahaya kesehatan atau memerlukan tindakan protektif,” kata Eric Matus, fisikawan untuk Divisi Kesehatan Nevada.
Para ilmuwan lain mengaku tidak kaget isotop radioaktif Jepang terdeteksi di negara-negara Barat. “Ini terjadi karena pola gerak angin dan akan melewati lautan,” kata Jeff Daniels, ilmuwan lingkungan Desert Research Institute (DRI) berbasis di Reno, Nevada.
Desert Research Institute mengoperasikan 29 stasiun yang memantau radiasi di udara. Sebagian besar stasiun pemantau ada di Nevada, dengan empat di Utah dan satu di California.
Temuan serupa juga terjadi di Provinsi Hellongjiang, China. Jumlah bahan berupa iodine yang ditemukan, jumlahnya sangat kecil tetapi dipercaya berasal dari Jepang. Komite Koordinasi Darurat Nuklir China meyakini. jumlah radiasi itu melebihi keadaan normal. Namun, bahan radioaktif itu tidak akan mengganggu kesehatan masyarakat sehingga belum diperlukan langkah pencegahan.
Di Jepang, tingkat pencemaran radioaktif iodin di laut dekat reaktor nuklir Fukushima 1.250 kali lebih tinggi dari ambang keamanan. Pengukuran diambil sekitar 300 meter dari tepi lau. Radiasi ini dikhawatirkan meresap ke ke air tanah.
Air di daerah sekitar reaktor sudah ada yang tercemar radioaktif. Dua pekerja PLTN terpaksa dirawat di rumah sakit. Operator reaktor mengatakan mungkin ada kerusakan di mesin pusat pengendali. Mereka akan menggunakan semburan air tawar untuk mendinginkan reaktor yang sempat mengalami kebocoran.
Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengatakan, situasi sekarang dalam keadaan yang sulit diduga. Jumlah korban tewas akibat bencana gempa 11 Maret mencapai 10.668. Sedangkan 16.574 orang lainnya hilang, kata kepolisian, kemarin. Sekitar 250.000 orang juga kehilangan tempat tinggal. Walaupun mengalami kerusakan akibat tsunami, 12 dari 15 pelabuhan di kawasan timur laut Jepang sudah mulai berfungsi lagi. padang-today.com